Sejarah Lanny Jaya

            SEJARAH KAB.LANNY JAYA 

Kabupaten Lanny Jaya adalah sebuah kabupaten yang terbentuk dengan perjuangan yang sangat panjang, terletak di daerah pegunungan Provinsi Papua. Kabupaten ini dibentuk pada tanggal 4 Januari 2008 berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2008, bersama-sama dengan pembentukan 5 kabupaten lainnya di Papua. Peresmiannya dilakukan oleh Mendagri Mardiyanto pada tanggal 21 Juni 2008 di lapangan Sinaput Wamena ibu kota Kabupaten Jayawijaya. UU Nomor 5 Tahun 2008 menjadi  dasar dari pembentukan kabupaten Lanny Jaya.

Letak Kabupaten

Kabupaten Lanny Jaya berada tepatnya di jantung pulau Papua, kab. Lanny Jaya terletak diantara sebela Utara Kanggime, Karubaga dan Goyage, selatan Yigi, Mbuwa, Mugi, Nduga, Mapenduma, Barat Ilaga, Ilu, Mulia, Timur, Piramid, Asologaima, untuk membangun kabupaten Lanny Jaya sangat sulit karena terletak diantara gunung – gunung yang terjal dan sulit dijangkau oleh transportasi, karenanya butuh triliunan rupiah untuk membangun infrastruktur.
Tanah Lanny Jaya sangat gampang longsor jika pohon pohon-pohon ditebang karena kandungan tanah berair.

 

Ibukota Kabupaten Lanny Jaya dari Satelit

Penduduk

Rakyat tersebar di daerah pegunungan. Diantara lereng – lereng gunung dan tebing – tebing terjal mereka berteduh. Jumlah penduduk 89.332 jiwa dengan kepadatan 39,74 jiwa/km2. Kehidupan sosial 20 tahun yang lalu lain dibanding sekarang. Perubahan tersebut terjadi karena arus perubahan zaman atau modernisasi. Kemajuang teknologi di belahan dunia lain telah mengakibatkan kemunduran bagi penduduk kab. Lanny Jaya khususnya dalam pembentukan pola hidup baru. Pola hidup sangat penting karena pola hidup suatu bangsa adalah jadi diri atau identitas diri atau potret diri. Pola hidup akan terbentuk dengan baik jika tidak ada pengaru negatif yang masuk saat proses terjadi. Tetapi jika proses tersebut tidak berjalan dengan baik maka kehidupan terpola dengan pengaru-pengaru tadi. Penduduk Lanny Jaya jika dilihat kehidupannya saat ini ada beberapa pola hidup yang sangat buruk terbentuk yaitu:

  1. Bergantung pada pemerintah;
  2. Pemerintah menjadi artis yang didambakan oleh rakyat dan rakyat tanpa menyadari tingkat pendidikannya selalu ingin menjadi pejabat DPR, Eselon, Kepsek dll.
  3. Sanggat senang menggunakan barang barang berteknologi tinggi sementara peradaban tidak mendukung;
  4. Dapat uang langsung main judi;
  5. Tidak menghargai Tuhan dan gereja;
  6. Generasi baru tidak bisa kerja;
  7. Semua merasa pintar dalam berpolitik;
  8. dll.

Hal ini sangatlah berbahaya, untuk mengatasinya Pemerintah, Gereja harus berdiskusi mencari solusi yang tepat sebelum meningkat kearah yang lebih tidak baik.

Ekonomi
Tanah yang tidak terlalu subur selalu digarap dengan rajin untuk menanam ubi makanan pokok mereka. Ada beberapa komoditas unggulan yang perlu dikembangkan yaitu: Tebu, Kopi, Sayur Mayur, Kacang Kedelai, Kacang Tanah dll. Semuanya belum dikelolah dengan baik.
Perdangangan barang luar dikuasai oleh pendatang dari luar Papua, hal ini dapat menyebabkan kalah saing orang pribumi, perlu ditangani secara serius untuk membantu orang Lanny Jaya menjadi tuan atas daerahnya.

Pembangunan
Saat ini kabupaten lanny Jaya dipimpin oleh Befa Yigibalom, SE, M Si. Dengan tema “Nawi Abua” Bupati Befa  Yigibalom bersama SKPD sedang bekerja keras membangun Kabupaten Lanny Jaya mulai dari Beyam hingga Kwiyawage. Dalam beberapa bulan kepemimpinannya terlihat ada beberapa program kerja nyata yang telah dan sedang dikerjakannya yaitu:

  1. Membagi beras raskin 10kg / Bulan /kk. dibagi setiap 3 bulan yaitu 30 kg/kk.
  2. Membagi uang 10 jt/kk/ 3 bulan;
  3. Memberikan bantuan gizi tambahan kepada ibu hamil uang Rp. 5jt dan menghilangkan KB dengan alasan bahwa penduduk Kab. Lanny Jaya sangat kurang sementara daerahnya sangat luas sehingga sumber daya alam belum dimanfaatkan dengan baik.
  4. Jalan Wamena Tiom diperbaiki.

  

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ibadah syukuran Wisudawan Takius Wanena S.ikom

Menulis Supaya Tidak Di Hilang

Pentingnya Literasi Masa Depan Anak Susu.