Menulis Supaya Tidak Di Hilang
Menulis Supaya Tidak Hilang Dalam Pusaran SejarahHarus Dibaca Dan Menulis
Oleh: Maiton Gurik
“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian”. (Pramoedya Ananta Toer)
Dunia Akan Lenyap Selamanya Kalau Tanpa Lima Orang
Hebat Ini;
Kedua; Sima Qian. Sima Qian adalah salah satu sejarawan paling hebat dari Tiongkok. Ia berhasil menuliskan sejarah 2.500 tahun dari Tiongkok. Semasa hidup, Sima Qian mewarisi tugas dari keluarga secara turun menurun untuk mencatat apa saja yang terjadi di Tiongkok termasuk hal-hal berkaitan dengan astronomi yang di kala itu sangat penting.
Ketiga; Manetho. Manetho adalah sejarawan dari Mesir yang konon hidup di abad ke-3 SM. Beliau berhasil mengumpulkan banyak sekali sejarah-sejarah dari masa lalu dan menuliskannya secara lengkap dan terperinci. Sayangnya, tulisan asli dari Manetho banyak yang hilang hingga hanya bersisa beberapa terjemahan yang telah berusia 1.000 tahun. Tulisan-tulisan dari Manetho membuktikan peradaban mana yang paling tua di dunia, apakah Mesir, Yunani, atau Yahudi (cari dan baca).
Keempat;
Titus Flavius. Titus Flavius adalah orang yang lahir dari generasi awal Yahudi
di tahun 54 masehi. Saat berusia 16 tahun, Titus sudah bergabung ke beberapa
sekte di Jerusalem sembari berperang melawan orang-orang dari Romawi kuno. Dari
perang-perang yang dia alami, Titus akhirnya menuliskan sejarah perang dari
awal hingga akhir dan menjadi beberapa volume buku (cari bukunya dan baca).
Komentar